anggy maharani

saya hanya sekedar menulis dari apa yang saya rasakan, apa yang saya lihat dan apa yang saya dengar.

Jumat, 12 Oktober 2012

sesuatu?mistery?

sesuatu?mistery?



pertanyaan yang menghampiri otakku sebulan terakhir ini.
setiap kali diaa sedang menjelaskan dikelas
mataku selalu tertuju pada 2 orang itu
ada apa dengan mereka?
apa yang mereka ketahui?
mereka seolah-olah tau apa yang teerjadi
mereka seolah-olah memahami apa yg terjadi
ingin rasanya langsung bertanya 'hey apa yang kalian tahu? kenapa sy melihat kalian begitu yakin?
tapi sungguh saya tidak tau harus memulai pertanyaan itu darimana, pandangan saya masih buram tentang hal itu. tapi saya sangat yakin bahwa mereka memang mengetahui 'sesuatu'.
jadi saya memutuskan untuk diam dan melihat perkembangan kedepannya.

beberapa hari terakhir ini saya menilai, melihat mendengarkan, saya mencoba mengerti, mencoba memahami ada apa sebenarnya, apa yang terjadi didalam kelas ini.
semuanya bersikap seolah-olah tidak ada kegelisahan disana, seolah-olah tidak ada kekhawatiran. seolah-olah semuanya akan baik-baik saja sampai 4tahun kedepan.
kalau dilihat sekilas mungkin semua orang akan menilai kelas ini 'biasa saja' seperti kelaas yang lain, tidak ada sesuatu yg berlebihan yang perlu diketahui disana.
tapi siapa sangka? kelas ini menyimpan berbagai rangkaian cerita. yang kalau menurut saya lebih tepat disebut 'mistery'.tepatnya kemarin saya akhirnya mengetahui apa sebenarnya yang diketahui 2orang itu, saya akhirnya tahu apa 'sesuatu' itu. sesuatu yang saya sebut 'mistery'.

 siang itu dikelas saya bersama 4lainnya bercerita tentang masalah ini, mencoba merumuskan dimaana letak masalahnyaa, apa yang harus dilakukan kedepannya. sudah lumayan banyak cara yang kita dapat untuk merubah semuanya tapi tetap hasilnya masih nihil. misteri itu seperti sudah dikubur 50juta kilometer dari permukaan laut. misteri itu seolah-olah sudah nyaman disana sehingaa ia enggan untuk keluar, misteri itu seolah-olah memang tidak ada yang mau mencarinya, seolah-olah semuanya membiarkan dia tetap ditempatnya, membiarkan dia selalu menjadi misteri. pertanyaan saya "sampai kapan dia harus terus menjadi mistery?" bukankah mistery itu harus dikuak kebenarannya? agar dia tidak lagi menyandang status 'mistery'. entahlah. mungkin perkataan teman saya memang betul "cukup dengan berdoa".
mungkin tidak ada yang dapat kita lakukan untuk menguak mistery itu , 

sekaraang cuma ada 2 pilihan. yaitu yang pertama maju berarti siap menerima segala konsekuensi yang ada, maju berarti siap bersabar sampai 4tahun kedepan, maju berarti siap melihat mistery itu ada tapi tetap tidak nampak.
yang kedua mundur, yah mundur kalau memang tidak ingin dihadapkan dengan konsekuensi yang ada kedepannya, mundur bagi yang mungkin tidak bisa bersabar. mundur bagi yang muak melihat mistery itu tetap terkubur.
pilih mana? silahkan berfikir baik-baik sebelum terlambat, ada 1 kata-kata dari teman saya "lebih baik menyesal karena melakukan daripada menyesal karena tidak melakukan".

untuk saya sendiri, saya sebenarnya masih bingung harus memilih pilihan yang mana. saya masih menimbang-nimbang negatif dan positifnya.
jujur, dalam hati saya. saya ingin terus maju, ingin berjuang dijalan itu, saya terlanjur nyaman dengan kelas itu, saya senang punya teman seperti mereka, saya senang dengan berbagai kepribadian yang ada dikelas itu, saya bahkan sangat salut dengan mereka, saya merasa berat kalau harus berpindah kelas mencari teman yang baru, menyianyiakan waktu saya 1tahun. tapi kalau maju, saya akaan selalu bertanya2 tentang mistery itu, saya tidak tau aapakah saya bisa bertahan. saya takut kalau ditengah jalan saya merasa lelah dan tidak mampu. tapi kalaupun mundur saya merasa seperti kalah sebelum melakukan sesuatu, saya merasa gagal sebelum mencoba. entahlah.
InsyaAllah saya pilih maju :) dengan konsekuensi yang ada dan  sabar sampai 4tahun kedepan. 
semoga mereka tidak ada yang memilih mundur :)




percayalah suatu saat nanti mistery itu akan terkuak dengan sendirinya, saat dia sudah lelah bersembunyi.
percayalah. cepat atau lambat:)

Kamis, 04 Oktober 2012

perpisahan

perpisahan :")




kali ini sy ingin menulis tentang kalimat sederhana yaitu sebuah kata yang hanya terdiri dari 10 huruf dan 8 abjad. yah kata yang sesederhana itu tapi yang kalau kita alami tidak akan bisa sesederhana kata itu. PERPISAHAN

mungkin 99,99% orang di seluruh dunia tidak ada yang menginginkan sebuah kata perpisahan, bahkan banyak orang meminta agar tidak pernah dihadapkan dengan kata perpisahan. sebegitu menakutkannya kah perpisahan itu? hehe sebegitu mengerikannya kah perpisahan itu?? hehe

menurut saya sebenarnya perpisahan itu tidak sebegitu menakutkan dan mengerikan seperti banyak orang beranggapan, hanya saja yang berat ketika kita terbiasa melakukan semuanya bersama-sama dan tibatiba berubah, yah karena adanya perpisahan itu.
setidaknya dengan adanya perpisahan kita bisa lebih memahami lebih mengerti betapa berartinya orang itu didalam hidup kita dan kita juga beruntung bisa lebih menikmati hal-hal indaah itu yah meskipun akhirnya harus berpisah tapi daripada tidak memahami mengerti daan merasakan sama sekali?
pilih mana hayoo?

yah hari ini 4 oktober 2012, saya lagi lagi merasakan sebuah kata perpisahan hehe, perpisahan dengan teman yang baru saja saya kenal, belum cukup setahun, bahkan setengah tahun pun belum cukup. mungkin hanya sekitar 3 bulan. teman yang baru saya kenal tapi entah kenapa saya seperti sudah mengenalnya 3tahun yang lalu(hehe).
dia adalah seorang anak perempuan yang bernama erni kusuma wardani, teman yang menurutku bisa menyamai porsi seorang 'ibu', teman yang juga bisa menyamai porsi seorang 'kakak'.
menurutku dia adalah seseorang yang tidak baik tidak lucu tapi sangat nyaman dihatiku hehehe
saya bohong, dia adalah seorang gadis yang mungkin kalau diubah wujudnya menjadi seorang pria bisa mengalahi pamor seorang 'sule', dia juga baik mungkin bisa saya bilang sangat baikkkkkkkkk.

hari ini dia kembali ke kampung asalnya (maros) karna satu dan lain hal yang mengharuskan dia untuk pindah dari kendari. hari ini dia juga pamit sama semua teman2 kelas kami difakultas perikanan,
seperti hal yang biasa dari kata perpisahan pasti ada aair mata. yah setidaknya ada 5 orang yang mengeluarkan airmata untuk perpisahan ini(saya tidak termasuk diantaranya:D)
setidaknya saya dan 5 orang lainnya merasa sedikit beruntung dari yang teman laainnya karena sudah mengetahui dari beberapa minggu sebelumnya kalau akan ada perpisahan dengan dia, setidaknya bisa lebih menyiapkan diri, setidaknya saya juga bisa melakukan hal-hal terbaik untuk dia sebelum dia pergi, saya juga merasa sedikit beruntung bisa sangat menikmati kebersamaan dengan dia.

kenapa saya tidak mengeluarkan airmata? karena yang dia tinggalkan semuanya hanya kenangan indah, masah iyah ketika dia pergi saya balas dengan aairmata?

saya dan SALET akan sangat merindukan kamu temanku yang lutcuhhh, mungkin kelas akan terasa sedikit sunyi tanpa ketawamu yang mempunyai ciri khas yang sangat berbeda ;) kami tunggu kunjunganmmu diwaktu lain kawan :) cerdas band akan selalu menunggumu untuk manggung bersama lagi HAHAHAHA XD

Setiap perpisahan itu memang akan menyakitkan tapi tidak lantas membuat kamu terpuruk 
hanya karena sebuah kata sederhana itu.
yakin dan percayalah
 "SETIAP PERTEMUAN PASTI ADA PERPISAHAN, SEPERTI PERTEMUAN SETIAP PERPISAHAN PASTI ADA PERTEMUAN"