sesuatu?mistery?
pertanyaan yang menghampiri otakku sebulan terakhir ini.
setiap kali diaa sedang menjelaskan dikelas
mataku selalu tertuju pada 2 orang itu
ada apa dengan mereka?
apa yang mereka ketahui?
mereka seolah-olah tau apa yang teerjadi
mereka seolah-olah memahami apa yg terjadi
ingin rasanya langsung bertanya 'hey apa yang kalian tahu? kenapa sy melihat kalian begitu yakin?
tapi sungguh saya tidak tau harus memulai pertanyaan itu darimana, pandangan saya masih buram tentang hal itu. tapi saya sangat yakin bahwa mereka memang mengetahui 'sesuatu'.
jadi saya memutuskan untuk diam dan melihat perkembangan kedepannya.
beberapa hari terakhir ini saya menilai, melihat mendengarkan, saya mencoba mengerti, mencoba memahami ada apa sebenarnya, apa yang terjadi didalam kelas ini.
semuanya bersikap seolah-olah tidak ada kegelisahan disana, seolah-olah tidak ada kekhawatiran. seolah-olah semuanya akan baik-baik saja sampai 4tahun kedepan.
kalau dilihat sekilas mungkin semua orang akan menilai kelas ini 'biasa saja' seperti kelaas yang lain, tidak ada sesuatu yg berlebihan yang perlu diketahui disana.
tapi siapa sangka? kelas ini menyimpan berbagai rangkaian cerita. yang kalau menurut saya lebih tepat disebut 'mistery'.tepatnya kemarin saya akhirnya mengetahui apa sebenarnya yang diketahui 2orang itu, saya akhirnya tahu apa 'sesuatu' itu. sesuatu yang saya sebut 'mistery'.
siang itu dikelas saya bersama 4lainnya bercerita tentang masalah ini, mencoba merumuskan dimaana letak masalahnyaa, apa yang harus dilakukan kedepannya. sudah lumayan banyak cara yang kita dapat untuk merubah semuanya tapi tetap hasilnya masih nihil. misteri itu seperti sudah dikubur 50juta kilometer dari permukaan laut. misteri itu seolah-olah sudah nyaman disana sehingaa ia enggan untuk keluar, misteri itu seolah-olah memang tidak ada yang mau mencarinya, seolah-olah semuanya membiarkan dia tetap ditempatnya, membiarkan dia selalu menjadi misteri. pertanyaan saya "sampai kapan dia harus terus menjadi mistery?" bukankah mistery itu harus dikuak kebenarannya? agar dia tidak lagi menyandang status 'mistery'. entahlah. mungkin perkataan teman saya memang betul "cukup dengan berdoa".
mungkin tidak ada yang dapat kita lakukan untuk menguak mistery itu ,
sekaraang cuma ada 2 pilihan. yaitu yang pertama maju berarti siap menerima segala konsekuensi yang ada, maju berarti siap bersabar sampai 4tahun kedepan, maju berarti siap melihat mistery itu ada tapi tetap tidak nampak.
yang kedua mundur, yah mundur kalau memang tidak ingin dihadapkan dengan konsekuensi yang ada kedepannya, mundur bagi yang mungkin tidak bisa bersabar. mundur bagi yang muak melihat mistery itu tetap terkubur.
pilih mana? silahkan berfikir baik-baik sebelum terlambat, ada 1 kata-kata dari teman saya "lebih baik menyesal karena melakukan daripada menyesal karena tidak melakukan".
untuk saya sendiri, saya sebenarnya masih bingung harus memilih pilihan yang mana. saya masih menimbang-nimbang negatif dan positifnya.
jujur, dalam hati saya. saya ingin terus maju, ingin berjuang dijalan itu, saya terlanjur nyaman dengan kelas itu, saya senang punya teman seperti mereka, saya senang dengan berbagai kepribadian yang ada dikelas itu, saya bahkan sangat salut dengan mereka, saya merasa berat kalau harus berpindah kelas mencari teman yang baru, menyianyiakan waktu saya 1tahun. tapi kalau maju, saya akaan selalu bertanya2 tentang mistery itu, saya tidak tau aapakah saya bisa bertahan. saya takut kalau ditengah jalan saya merasa lelah dan tidak mampu. tapi kalaupun mundur saya merasa seperti kalah sebelum melakukan sesuatu, saya merasa gagal sebelum mencoba. entahlah.
InsyaAllah saya pilih maju :) dengan konsekuensi yang ada dan sabar sampai 4tahun kedepan.
semoga mereka tidak ada yang memilih mundur :)
percayalah. cepat atau lambat:)
